Tampilkan postingan dengan label pelajaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pelajaran. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Maret 2013

Elektronika

Disini gw bakal memberikan pelajaran tentang macam"
kompenen elektronik yg gw pelajarin di sekolah gw dan
gw tambahin dengan bantuan om google.

Langsung kita mulai aja, kita bakal membahas kompenen" berikut :

  • Transistor PNP
  • Transistor NPN
  • Trimpot
  • Potensiometer
  • Sakral
  • Sekring
Itu doang kompenen" elektronik yg bakal kita bahas disini , 
kompenen" elektronik yg laen yg ga ada disini  
tanya aja ke om google ok ? '-')b

1. Kompenen Elektronik yg pertama kita bahas yaitu Transistor PNP
Singkatan PNP yaitu Positif Negatif Positif. Transistor PNP memiliki
fungsi yaitu menguatkan sinyal frekuensi ( Gambar, warna, Internet
maupun suara ).

Berikut Schema Transistor PNP :


Schema Transistor PNP
Berikut Bentuk Jadi Transistor PNP :


Bentuk Jadi Transistor PNP

2. Kompenen listrik kedua yang kita bahas yaitu saudaranya Transistor
PNP yaitu Transistor NPN. Singkatan NPN yaitu Negatif Positif Negatif
dan berfungsi untuk menguatkan sinyal frekuensi ( Gambar, warna, 
internet maupun suara ).

Berikut schema Transistor NPN 


Schema Transistor NPN


Dan ini merupakan bentuk jadi Transistor NPN 


Bentuk Jadi Transistor NPN


3. Transistor PNP dan Transistor NPN memiliki fungsi yang sama
    yaitu merubah sinyal frekuensi dan perbedaan Transistor PNP dan
    Transistor NPN yaitu tanda panah yang ada pada gambar. 




4. Kompenen elektronik yg ketiga yaitu Trimpot
    memiliki fungsi untuk merubah tegangan / arus /sinyal.
    dan satuannya ohm.

Berikut bentuk jadi Trimpot :

Trimpot
5. Kompenen elektronik yang ke empat yaitu Pontensiometer
    Potensiometer dibagi menjadi 3 sesuai dengan fungsinya yaitu :
  • V ( Volume )
    Membesarkan suara
  • B ( Bass )
    Membesarkan suara rendah
  • T ( Treble )
    Membesarkan suara tinggi
6. Berikut Schema dan bentuk jadi Trimpot dan Potensiometer

Trimpot & Potensiometer

7. Saklar
    Berfungsi untuk mematikan dan menghidupkan tenaga listrik

Berikut schema saklar pada gambar dibawah ini yg S1 dan S2


8. Kompenen elektronik yang terakhir kita bahas yaitu Sekring
    sekering berfungsi untuk memutuskan hubungan singkat
    yang terjadi pada benda elektronik 

Berikut schema dan bentuk jadi sekering

Schema





Bentuk Jadi

Sekian post saya ini, saya harap berguna bagi yang
membaca postingan saya ini. maaf jika masih ada kekurangan. 
Tengkyu for read ^^

Sabtu, 22 September 2012

apa itu puisi?

1.  Puisi adalah Karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan,
     dipersingkat dan diberi irama dengan bunyi yang padu dan
     pemilihan kata - kata kias ( Imajinatif ).

2. Ciri - Ciri Puisi :

A. Ciri Kebahasaan / Lahir / Fisik
     - Pemadatan Bahasa
       Puisi berbentuk Larik dan Bait, Larik - larik puisi memiliki
       makna yang lebih luas dari pada
       kalimat. Bahasa dalam puisi dipadatkan agar berkekuatan gaib.
       ( Kata memiliki makna yang lebih luas )
       Contoh :
                                 Tuhan            
              Cipt: Chairil Anwar


     Tuhanku..
     Dalam Termangu
     Aku masih menyebut namamu

          Biar susah sungguh
          Mengingat kau penuh seluruh
          .......

B. Diksi ( Pemilihan Kata Khas dalam Puisi )
    Kata - kata dalam puisi bukan kata - kata untuk prosa /
    bahasa sehari - hari.
    - Gaya Bahasa / Majas / Makna Kias
       Merupakan kata - kata yang bermakna konotatif

       Contoh : 
                            Sangat Menyesal
                               Cipt : Hajmy

        Pagiku hilang sudah melayang
        Hari mudaku telah pergi
        Kini petang datang membayang
        Batang usiaku sudah tinggi

   - Lambang 
     yaitu penggantian suatu hal dengan hal / benda lainnya.
     Contoh : Bendera, Warna

   - Persamaan Bunyi / Rima
      Rima merupakan persamaan bunyi dalam baris puisi maupun
      dari 1 baris ke baris lainnya. Bunyi - bunyi
      yang berulang akan menciptakan konsentrasi dan kekuatan bahasa.
      Contoh :
      Pagiku hilang sudah melayang
      Hari mudaku sudah pergi
      Kini petang datang membayang
      Batang usiaku sudah tinggi

C. Kata Konkrit
     Digunakan untuk menggambarkan sesuatu secara lebih konkrit / jelas.
     Contoh :
     Dengan kuku - kuku besi, kuda menebah perut bumi.
     ......

D. Pengimajian / Citraan / Imaji
     Citraan merupakan pengungkapan dalam puisi yang acuan
     maknanya bersifat indrawi ( Berhubungan
     dengan panca Indera ).
     Jenis Citraan :
     1. Citraan Penglihatan / Visual adalah Penciptaan kata - kata / ungkapan
         yang menyebabkan pembaca 
         seolah - olah melihat apa yang digambarkan oleh penyair.
     Contohnya :
     Ditengah - tengah tanaman muda
     Petani berdiri dengan senangnya
     Memandang ladang penuh kekayaan
     Tumbuh - tumbuhan banyak macamnya
     Membayangkan datang zaman sentosa



Kamis, 03 November 2011

ARITMETIKA SOSIAL

 1. Dalam dunia perdagangan ada macam macam istilah, yaitu :
      - Untung

      - Rugi
      - Harga Penjualan
      - Harga Pembelian

 2. Untung adalah 
     Selisih antara harga penjualan dengan harga pembelian dimana 
     harga penjualan lebih tinggi dari harga pembelian. 

 3. Rumus mencari untung, yaitu :
     Untung = Harga Penjualan (Hj) - Harga Pembelian (Hb)

 4. Rugi adalah 
     Selisih antara harga penjualan dengan harga pembelian
     dimana harga penjualan lebih rendah dari harga pembelian.

 5. Rumus mencari rugi, yaitu :
     Rugi = Harga Pembelian (Hb) - Harga Penjualan (Hj)

 6. Harga Penjualan adalah 
     Harga yang ditetapkan berdasarkan jumlah uang yang diterima 
     pada saat menjual suatu barang.

 7. Jika mendapatkan keuntungan, maka Rumus Penjualannya, yaitu :
     Harga Penjualan (Hj) = Harga Pembelian (Hb) + Untung

 8. Jika mengalami kerugian, maka Rumus Penjualannya, yaitu :
     Harga Penjualan (Hj) = Harga Pembelian (Hb) - Rugi
    
 9. Harga Pembelian adalah
     Harga yang ditetapkan berdasarkan jumlah uang yang diberikan 
     pada saat membeli suatu barang.

10. Harga Pembelian disebut juga Modal

11. Jika mengalami kerugian, maka Rumus Pembeliannya, yaitu :
      Harga Pembelian (Hb) = Harga Penjualan (Hj) + Rugi

12. Jika mengalami keuntungan, maka Rumus Pembeliannya, yaitu :
      Harga Pembelian (Hb) = Harga Penjualan (Hj) - Untung.  

Rabu, 02 November 2011

PUISI LAMA

1. Puisi lama adalah Puisi yang memiliki aturan aturan :
     - Jumlah baris dalam satu bait
     - Jumlah suku kata tiap baris
     - Persajakan / Rima ( Persamaan bunyi )
     - Irama
     - Jumlah kata dalam satu baris.

2. Jenis - Jenis Puisi Lama :
  • Pantun, ciri - cirinya :
      - Bersajak a-b-a-b / a-a-a-a
      - Baris 1 dan 2 merupakan Sampiran
      - Baris 3 dan 4 merupakan Isi
      - Tiap baris terdiri dari 8 - 12 suku kata
      - Setiap bait terdiri dari 4 baris.

Contoh :
* Kemumu di tengah pekan
   Diembus angin jatuh ke bawah
   Ilmu yang tidak diamalkan
   Bagai pohon tidak berbuah

* Elok rupanya pohon belimbing
   Tumbuh di dekat limau tungga
   Elok berbini orang sumbing
   Biar marah tertawa juga

  • Karmina / Pantun Kilat, ciri - cirinya :
      - Terdiri dari 2 - 4 baris
      - Jika 2 baris (bersajak a-a),
         sedangkan 4 baris (bersajak a-b-a-b)
      - Jika 2 baris (baris pertama merupakan sampiran,
         baris kedua merupakan isi)
      - Jika 4 baris (baris 1 dan 2, merupakan sampiran,
         baris 3 dan 4 merupakan isi)
      - Jumlah suku kata 8 - 12 suku kata / 4 - 6 suku kata.

Contoh :
* Sudah gaharu, cendana pula
   Sudah tau, bertanya pula

* Kura - kura di dalam perahu
   Pura - pura tidak tahu
  • Syair, ciri - cirinya :
      - Setiap bait terdiri dari 4 baris
      - Setiap baris terdiri dari 8 - 12 suku kata
      - Bersajak sama ( a-a-a-a )
      - Semua merupakan isi
      - Berasal dari Arab

Contoh :
* Pada zaman dahulu kala
   Tersebutlah sebuah cerita
   Sebuah negeri yang Aman Sentosa
   Dipimpin oleh Sang Raja yang Bijaksana

* Hatiku gundah bukan kepalang
   Mengharap kasih belum datang
   Siang malam terbayang - bayang
   Datanglah wahai kasihku seseorang

  • Gurindam, ciri - cirinya :
     - Bersajak a-a, b-b, c-c, dst
     - Isinya merupakan nasihat, menjelaskan hubungan sebab akibat.
     - Berasal dari Tamil ( India )

Contoh :
* Kurang Pikir Kurang Siasat
   Tentu dirimu akan tersesat

* Barang Siapa Tinggalkan Sembahyang
   Bagai rumah tiada bertiang

* Jika Suami Tiada Berhati Lurus
   Istripun kelak menjadi kurus

  • Mantra adalah Puisi berisi kata-kata yang mengandung 
          kekuatan/gaib.( Berkaitan dengan adat dan kepercayaan)

Contoh :
* Asal mualaikum Putri Satulung Besar yang
   beralun berilir simayang
   Mari kecil, kemari
   Aku menyanggul rambutmu
   Aku membawa sadap gading
   Aku membasih mukamu.

Senin, 22 Agustus 2011

Perkembangan Wilayah Sistem Administrasi Negara Indonesia

A. Perkembangan Provinsi Di Indonesia

1.  Pada awal kemerdekaan tepatnya tanggal 19 Agustus 1945 ditetapkan jumlah Provinsi Indonesia adalah 8   Provinsi yaitu :


A. Provinsi Sumatera
B. Provinsi Jawa Barat
C. Provinsi Jawa Timur
D. Provinsi Borneo ( Kalimantan )
E. Provinsi Sulawesi
F. Provinsi Maluku
G. Provinsi Sunda Kecil

B. Perkembangan Provinsi dari tahun ke tahun

- Tahun 1945 berjumlah 8 Provinsi
- Tahun 1950 berjumlah 11 Provinsi
- Tahun 1956 berjumlah 15 Provinsi
- Tahun 1957 berjumlah 16 Provinsi
- Tahun 1958 berjumlah 20 Provinsi
- Tahun 1959 berjumlah 20 Provinsi
- Tahun 1960 berjumlah 21 Provinsi
- Tahun 1964 berjumlah 24 Provinsi
- Tahun 1967 berjumlah 25 Provinsi
- Tahun 1969 berjumlah 26 Provinsi
- Tahun 1976 berjumlah 27 Provinsi  
- Tahun 1999 berjumlah 28 Provinsi
- Tahun 2001 berjumlah 31 Provinsi 
- Tahun 2003 berjumlah 32 Provinsi
- Tahun 2004 berjumlah 33 Provinsi
- Tahun 2010 berjumlah 33 Provinsi

Keterangan :

1.  Tahun 2011 berjumlah 33 ProvinsiPada masa Presiden B.J Habibie jumlah Provinsi 28 . Pada masa itu ada provinsi yang melepaskan diri dari Indonesia yaitu Provinsi Timor Timur dan membentuk negara sendiri bernama Timor Leste.

2.  Pada masa Presiden K.H. Abdurrahman Wahid jumlahnya adalah 31 Provinsi pada masa itu Provinsi Banten terbentuk.

3.  Pada masa Presiden Megawati jumlah Provinsinya adalah 33 Provinsi. Provinsi yang paling muda / paling akhir terbentuk Sulawesi Barat dengan Ibu Kota Mamuju.